Pengembangan desa wisata memerlukan dukungan sumber daya manusia dan tata kelola layanan yang memadai untuk menciptakan layanan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Namun, pengelola Desa Wisata Pulerejo di Dusun Pulerejo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman masih menghadapi keterbatasan dalam aspek pelayanan wisata, pembagian tugas, dan sistem kerja pengelolaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola layanan pengelola desa wisata guna mendukung pariwisata berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada periode 1 April hingga 10 Juni 2026 dengan melibatkan 40 orang pengelola Desa Wisata Pulerejo sebagai peserta. Program dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan, workshop penguatan kapasitas, pelatihan tata kelola layanan wisata, pendampingan penyusunan sistem kerja, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 62 pada pre-test menjadi 86 pada post-test. Selain itu, terjadi peningkatan kesiapan pengelola pada aspek pemahaman layanan, kerja tim, pembagian tugas, dan kesiapan operasional. Program ini juga menghasilkan luaran berupa dokumen standar layanan wisata dasar, matriks pembagian tugas dan tanggung jawab, serta sistem koordinasi kerja yang dapat digunakan sebagai pedoman operasional pengelola desa wisata. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan kapasitas individu dan kesiapan organisasi pengelola sehingga mendukung pengelolaan destinasi wisata yang lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026