Kenduri: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat
Vol. 6 No. 2 (2026): May-August

Pembuatan Pestisida Nabati dari Tujuh Bahan Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset Kota Bengkulu

Emy Ramadhani (UIN fatmawati sukarno bengkulu)
Rigo Nopisen (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)
Lionita Dewi Hardila (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)
Rahmadani Fathul Rizkiya (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)
Rati Diana Sari (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)
Yola Apriani (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)
Suprapti (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)
Adrian Topano (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2026

Abstract

Penggunaan pestisida kimia sintetis pada tanaman pekarangan masih banyak dilakukan masyarakat meskipun berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan. Ketergantungan terhadap bahan kimia tersebut menjadi ironi mengingat banyaknya bahan alam lokal di sekitar masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif ramah lingkungan. Kegiatan KKN Tematik Berbasis Riset ini bertujuan memberdayakan masyarakat RT 49 RW 4 Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, melalui pemanfaatan bahan lokal sebagai pestisida nabati. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi empat tahap, yaitu discovery, dream, design, dan destiny. Hasil pemetaan aset mengidentifikasi tujuh bahan lokal berpotensi sebagai pestisida nabati, yaitu cabai, bawang putih, kulit bawang merah, daun sirsak, daun pepaya, kunyit, dan kulit jeruk. Masing-masing bahan mengandung senyawa aktif berbeda dengan mekanisme kerja yang spesifik terhadap jenis hama tertentu. Pelatihan diikuti oleh 20 warga dan seluruh peserta berhasil membuat ketujuh formulasi pestisida nabati secara mandiri. Hasil penerapan pada tanaman pekarangan menunjukkan respons positif, terutama terhadap formulasi daun sirsak dan bawang putih yang dinilai paling efektif dalam mengendalikan hama. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan ABCD berbasis potensi lokal mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengendalian hama yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kenduri

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

The journal includes, but is not limited to the following fields: Teaching & Learning in Science Education Material Learning in Science Education Learning Media/Multimedia in Science Education Evaluation & Assessment in Science Education Higher Order Thinking Skills in Science Education Science, ...