Penguasaan bahasa Inggris sejak usia dini merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global. Namun, pembelajaran bahasa Inggris pada lembaga pendidikan nonformal berbasis keagamaan masih relatif terbatas, termasuk pada program tahfiz Al-Qur'an. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris, kemampuan pengucapan (pronunciation), motivasi belajar, dan partisipasi santri melalui penerapan song-based learning pada Program Daurah Ramadhan di Markazul Quran, Mushala Nurul Huda, Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kegiatan dilaksanakan selama 1–29 Ramadan 1447 H (18 Februari–17 Maret 2026) dengan melibatkan 40 santri yang terdiri atas balita, anak-anak, dan remaja. Metode yang digunakan adalah Participatory Community Service (PCS) melalui pelatihan berbasis lagu, demonstrasi, Total Physical Response (TPR), permainan edukatif, serta performance assessment sebagai instrumen evaluasi. Materi pelatihan meliputi lagu If You're Happy and You Know It, This Is, and These Are, Body Parts English Song, dan Open (Buka) Close (Tutup). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, antusiasme, keberanian menggunakan bahasa Inggris, serta penguasaan kosakata dasar peserta. Rata-rata hasil penilaian performa mencapai 89,2 dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lagu mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan efektif bagi anak usia dini. Kegiatan ini juga memperkuat fungsi mushala sebagai pusat pendidikan masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan keagamaan dengan pengembangan kompetensi abad ke-21. Dengan demikian, song-based learning dapat dijadikan sebagai model pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan mudah direplikasi pada lembaga pendidikan nonformal berbasis keagamaan.
Copyrights © 2026