Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah guna menganalisis pengaruh kecemasan matematika terhadap kemampuan memecahkan permasalahan pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan tahapan Polya pada siswa kelas XD MAN 1 Karanganyar. Penelitian ini memanfaatkan jenis pendekatan kuantitatif yang memakai desain korelasional-regresi. Sebanyak 36 siswa menjadi subjek pada penelitian ini yang dipilih dengan memanfaatkan teknik purposive sampling. Data-data kecemasan matematika dikumpulkan dengan memakai angket skala Likert 12 butir yang mencakup dimensi fisiologis, kognitif, dan afektif (α = 0,852), sedangkan kemampuan pemecahan masalah diukur melalui tes uraian 5 butir soal berdasarkan empat tahapan Polya. Proses menganalisis data pada penelitian ini dilaksanakan dengan memakai regresi linear sederhana yang memanfaatkan bantuan R Studio dan Microsoft Excel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya sebagian besar siswa masuk pada golongan kecemasan sedang (69,44%) dan kemampuan pemecahan masalah kategori kurang (44,44%) dengan rata-rata nilai 64,33. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kecemasan matematika tidak memberi pengaruh yang signifikan pada kemampuan memecahkan permasalahan SPLDV (r = 0,028; R² = 0,0008; F = 0,026; p = 0,873 > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar kecemasan matematika, seperti penguasaan konsep, strategi belajar, dan kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2026