Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI
Vol 7 No 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VII

Analisis Besaran Erosi Pada Area Hutan Tanaman Industri Produksi Eucalyptus pellita PT Wirakarya Sakti, Provinsi Jambi

Tadius Mangihut Tua Manik (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, UPNVYK)
Aditya Pandu Wicaksono (Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
22 May 2026

Abstract

PT Wirakarya Sakti menerapkan sistem silvikultur Tebang Habis dengan Permudaan Buatan (THPB) pada Hutan Tanaman Industri (HTI) produksi Eucalyptus pellita, yang berpotensi meningkatkan besaran erosi akibat berkurangnya tutupan lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran erosi pada tahun tanam 2023 dan 2024 serta konservasi berkelanjutan dalam mengendalikan erosi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik purposive sampling berdasarkan perbedaan umur tanaman dan kerapatan vegetasi. Pengukuran erosi dilakukan menggunakan tongkat erosi pada plot berukuran 4×10 m, disertai analisis tanah di laboratorium dan perhitungan matematis. Hasil penelitian menunjukkan besaran erosi sebesar 117,08 ton/ha pada tahun tanam 2023 dan 140,03 ton/ha pada tahun tanam 2024. Analisis regresi logaritmik menunjukkan hubungan sangat rendah (R² = 14,1%) pada tahun 2023 dan rendah (R² = 32,3%) pada tahun 2024. Hasil ini menunjukkan bahwa curah hujan berpengaruh terhadap besaran erosi, namun faktor lain seperti tutupan vegetasi dan kondisi tanah juga memiliki peran signifikan dalam mengendalikan erosi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

satubumi

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI menerima artikel yang berfokus pada : 1. Pengelolaan lingkungan Migas, Panas Bumi, dan Pertambangan 2. Pengelolaan Limbah 3. Energi Baru dan Terbarukan 4. Pengembangan Wilayah 5. Sistem Manajemen Lingkungan Wilayah 6. Pengelolaan Daur ...