Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Pusat Anugerah di Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom masih berada pada tahap perintisan dan menghadapi permasalahan dalam tata kelola kelembagaan, administrasi keuangan, kepastian aset usaha, pembagian tugas pengurus, dan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan kelembagaan dan operasional, memetakan potensi ekonomi lokal, serta memberikan pendampingan awal bagi pengembangan usaha BUMKam. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, diskusi lintas pemangku kepentingan, dan dokumentasi. Pihak yang dilibatkan meliputi pemerintah kampung, pengurus BUMKam, petani, pengelola Sanggar Tari Taruna Jaya, serta masyarakat yang mengetahui aktivitas ekonomi kampung. Intervensi mencakup pemetaan potensi usaha, penyusunan rancangan awal Business Model Canvas, edukasi pemasaran digital, dan pelatihan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya ketidakkonsistenan informasi mengenai lahan dan aset produktif, belum tertibnya dokumentasi transaksi, perangkapan tugas pengurus, terbatasnya jangkauan pemasaran, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi pertanian, peternakan, perikanan, seni budaya, wisata olahraga, dan produk olahan rumah tangga. Kegiatan menghasilkan peta masalah kelembagaan dan potensi ekonomi yang lebih terstruktur, alternatif arah pengembangan usaha, serta kerangka awal untuk memperkuat perencanaan, transparansi, pemasaran, dan pencatatan keuangan. Keberlanjutan program memerlukan inventarisasi dan penegasan status aset, penyusunan dokumen kerja sama, pembagian tugas yang jelas, pencatatan transaksi secara rutin, validasi model usaha, pendampingan berkala, serta kolaborasi antara pemerintah kampung, pengurus BUMKam, masyarakat, dan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026