Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan gaya hidup dalam mempengaruhi moralitas mahasiswa pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari dosen, mahasiswa, serta pengurus organisasi kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup dapat mempengaruhi moralitas mahasiswa dengan diperkuat berdasarkan indikator gaya hidup menurut Kotler, yaitu minat, aktivitas, dan pendapat, serta indikator moralitas menurut Emile Durkheim yaitu semangat disiplin, ikatan pada kelompok-kelompok sosial, dan otonomi penentuan nasib sendiri. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gaya hidup mahasiswa terbentuk dari aktivitas sehari-hari, minat, serta cara mereka menyampaikan pendapat, yang sebagian besar dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, media sosial, maupun kelompok pertemanan.
Copyrights © 2026