Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan CTL dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berpedoman pada model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), Pengamatan (observation) dan refleksi (reflection). Materi pelajaran yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Wujud zat dan Perubahan Wujud zat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus, persentase minat belajar siswa sebesar 58,63% dengan kategori kurang. Pada Siklus I, persentase minat belajar meningkat menjadi 63,58% dengan kategori cukup, dan pada Siklus II, mencapai 71,39% dengan kategori Baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VII F SMP N 11 Surakarta.This research aims to investigate the implementation of the CTL approach in enhancing students' interest in learning science. The research type employed here is Classroom Action Research (CAR), which follows the Kemmis and McTaggart model consisting of four phases: planning, acting, observing, and reflecting. The subject matter covered in this classroom action research is the States of Matter and Changes in States of Matter. The research results reveal that during the pre-cycle, the percentage of students' interest in learning is 58.63%, categorized as low. In Cycle I, the percentage of interest increases to 63.58%, categorized as moderate, and in Cycle II, it reaches 71.39%, categorized as good. The conclusion drawn from this study is that the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach is effective in enhancing the interest in learning of Grade VII-F students at SMP N 11 Surakarta.
Copyrights © 2024