Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Vol. 13 No. 1 (2026)

Uji Organoleptik dan Analisis Kadar Antioksidan pada Yoghurt dengan Penambahan Sari Buah Stroberi (Fragaria Ananassa)

Ni Kadek Kalyana Gala Wintang Jyoti Nilayam (Universitas Pendidikan Ganesha)
Ni Luh Putu Manik Widiyanti (Universitas Pendidikan Ganesha)
Jean Nihana Mulyo Putri Manalu (Universitas Pendidikan Ganesha)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2026

Abstract

Yoghurt merupakan minuman susu yang difermentasi oleh bakteri asam laktat (BAL), yang terdiri dari berbagai macam bakteri yang menguntungkan yaitu, lactose intolerance. Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophilus, Streptococcus thermophilus. Gaya hidup masyarakat saat ini perlu mendapat perhatian terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengkonsumsi minuman yang memiliki nutrisi yang lengkap. Oleh sebab itu, diperlukan inovasi pembuatan yoghurt yang memiliki senyawa bioaktif atau kandungan antioksidan dan kaya akan nutrisi yaitu dengan menambahkan sari buah stroberi pada formulasi yoghurt. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil uji organoleptik terhadap strawberry fruit yoghurt berdasarkan parameter warna, rasa, dan aroma serta kadar antioksidan terhadap strawberry fruit yoghurt. Penelitian ini menganalisis uji kadar antioksidan dan uji organoleptik pada yoghurt dengan penambahan sari buah stroberi. Uji organoleptik dilakukan oleh panelis tidak terlatih sebanyak 25 orang mahasiswa. Analisis kadar antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1 Diphenyl-2-picrylhidrazyl) yang merupakan salah satu jenis metode uji antioksidan proses pengukurannya lebih cepat dan sederhana. Proses delokasi ini ditunjukkan dengan adanya warna ungu (violet) pekat yang dapat dikarakterisasi pada pita absorbansi dalam pelarut etanol pada panjang gelombang 517 nm. Pada uji organoleptik menggunakan instrumen penelitian yang dilakukan oleh panelis tidak terlatih. Presentase inhibisi paling tinggi ditunjukkan pada formulasi 1 yaitu sebesar 38,23064 dan kapasitas GAEAC paling tinggi ditunjukkan pada 196.0,  hal ini karena reaksi millard dari gula reduksi dan protein berupa melanoidin. Formulasi 1 dan 3 paling banyak disukai oleh panelis yaitu sejumlah 9-10 panelis dengan presentase inhibisi sebesar 38,23064 pada formulasi 1 dan formulasi 3 sebesar 29,69984

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JJPB

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education

Description

Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini ...