Artikel ini mengkaji potensi pemanfaatan kearifan lokal boreh Bali sebagai media dalam pembelajaran biologi kontekstual, khususnya pada materi anatomi dan fisiologi sistem integumen manusia. Saat ini, salah satu tantangan utama dalam pendidikan biologi di tingkat sekolah menengah adalah kurangnya keterkaitan antara konsep teoritis yang abstrak dengan realitas keseharian siswa, sehingga proses belajar kerap kurang bermakna. Untuk menjawab tantangan tersebut, kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan secara komprehensif dari jurnal ilmiah, buku teks anatomi, referensi etnobiologi, serta literatur yang membahas pengobatan tradisional Bali, etnobotani, dan Case-Based Learning (CBL). Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama: boreh sebagai praktik etnobotani masyarakat Bali, keterkaitan farmakologis kandungan boreh dengan struktur dan fungsi sistem integumen manusia, serta potensi penerapannya dalam pembelajaran biologi berbasis budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa boreh merupakan representasi sistem pengetahuan lokal yang dibangun melalui pengalaman empiris, adaptasi ekologis, serta nilai-nilai budaya luhur masyarakat Bali. Secara saintifik, bahan-bahan aktif penyusun boreh seperti kunyit, jahe, kencur, cendana, dan melati dilaporkan memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, serta agen regeneratif yang sangat relevan dengan perawatan dan penyembuhan jaringan integumen. Hasil analisis lebih lanjut menegaskan bahwa praktik boreh dapat diangkat sebagai studi kasus autentik dalam model Case-Based Learning guna menjembatani sains modern dengan konteks sosial budaya peserta didik. Integrasi semacam ini dinilai sangat efektif untuk memperkuat pemahaman konsep, literasi saintifik, apresiasi terhadap tradisi lokal, sekaligus menumbuhkan kesadaran konservasi biodiversitas. Dengan demikian, pembelajaran biologi kontekstual berbasis boreh Bali dipandang sebagai strategi inovatif yang esensial untuk pengembangan pendidikan biologi masa depan.
Copyrights © 2026