Peningkatan penggunaan layanan cloud saat ini memaksa pembaruan pada standar keamanan jaringan yang mengutamakan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Namun, literatur saat ini sering kali terpaku pada evaluasi throughput secara parsial tanpa mempertimbangkan optimasi arsitektural pada kernel modern. Evaluasi mendalam terhadap WireGuard, IPSec, dan OpenVPN dilakukan pada ekosistem Linux Kernel 6.8+ melalui desain eksperimental multi-fase dengan 30 iterasi (n=30) menggunakan tool iperf3. Validitas data diuji secara ketat melalui ANOVA satu arah dan uji post-hoc Bonferroni guna memastikan signifikansi perbedaan performa. Data pengujian menunjukkan dominasi WireGuard dengan rata-rata throughput 842,79 Mbps (p<0,001). Protokol ini juga mencatatkan skor efisiensi tertinggi sebesar 97,6/100, yang dihitung berdasarkan pembobotan komposit antara throughput, latensi, dan beban kerja CPU. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengenalan Indeks Efisiensi Multi-Dimensi dan model skalabilitas prediktif sebagai alternatif atas metode benchmarking tradisional yang bersifat fragmentatif. Hasil ini memberikan kerangka kerja strategis bagi profesional TI untuk memproyeksikan performa jaringan pada infrastruktur berskala masif dengan landasan data yang lebih presisi.
Copyrights © 2026