Media pembelajaran menjadi unsur penting yang mendukung kualitas interaksi belajar mengajar. Salah satu masalah yang menurunkan keinginan siswa untuk belajar dan akibatnya menurunkan kemampuan berpikir kritis mereka dalam matematika adalah kurangnya pemanfaatan media pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran komik komatika serta sejauh mana kemampuan berpikir kritis matematika siswa telah meningkat sebagai hasil dari penggunaan bahan pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan R&D dengan model pengembangan ADDIE sebagai metodologi penelitiannya. Siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Kuta Makmur dijadikan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket, dan asesmen kemampuan berpikir kritis matematika siswa sebagai metode pengumpulan data. angket ahli media, angket ahli materi, angket respons siswa, dan penilaian kemampuan berpikir kritis matematika siswa digunakan sebagai alat pengumpulan data penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media komik komatika memenuhi persyaratan dan dianggap sesuai untuk penggunaan pendidikan. Media komik komatika memperoleh skor 77,5% untuk keefektifan, 85,82% untuk kevalidan, dan 85,78% untuk kepraktisan. Setelah menggunakan media pembelajaran komik komatika, kemampuan berpikir kritis siswa juga meningkat, sebagaimana dibuktikan oleh nilai n-gain sebesar 0,655. Berdasarkan definisi ini, hasil media pembelajaran komik komatika dianggap sesuai untuk penggunaan pendidikan dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa.
Copyrights © 2026