Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penguatan karakter keagamaan siswa melalui integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan degradasi moral dan paparan konten agama yang tidak valid telah menjadi isu krusial dalam dunia pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis berbagai sumber dari database akademik seperti Google Scholar selama periode 2020-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter religius di era digital membutuhkan model hybrid yang memadukan nilai-nilai spiritual tradisional dengan keterampilan digital sebagai media penyaringan etis. Model ini mencakup tiga pilar utama: mengkurasi konten Islam yang valid, mengembangkan penalaran kritis terhadap narasi digital, dan menginternalisasi nilai-nilai melalui platform interaktif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital bukan sekadar alat teknis, melainkan instrumen krusial dalam pembentukan karakter akhlakul karimah yang adaptif dengan dinamika zaman.
Copyrights © 2026