Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat self-efficacy matematis mahasiswa dalam penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif terhadap 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy matematis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy matematis mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 63,53. Sebanyak 60,00% mahasiswa berada pada kategori sedang dan 40,00% berada pada kategori tinggi, sedangkan tidak terdapat mahasiswa yang berada pada kategori rendah maupun sangat rendah. Indikator dengan persentase tertinggi adalah ketangguhan menghadapi kesulitan selama penggunaan AI, sedangkan persentase terendah terdapat pada keberanian mengambil keputusan dalam penggunaan AI sebagai sumber belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa AI dapat mendukung pembelajaran matematika, namun penggunaannya tetap perlu disertai kemampuan mengevaluasi informasi agar tidak mengurangi kemandirian belajar.
Copyrights © 2026