Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai bentuk-bentuk perilaku perundungan verbal serta strategi guru dalam mengatasinya pada siswa di SD Negeri 1 Pematang Tahalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis datanya menggunakan model interaktif yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perundungan verbal yang kerap terjadi meliputi pencemoohan kondisi fisik, pemberian julukan atau nama panggilan buruk, pencatutan nama orang tua, serta ancaman dan intimidasi lisan. Perilaku menyimpang ini dipicu oleh faktor internal berupa rendahnya regulasi emosi dan pemahaman moral siswa, serta faktor eksternal seperti kurangnya pengawasan keluarga, pola asuh yang kurang harmonis, dan pengaruh buruk kelompok sebaya. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, guru menerapkan strategi preventif melalui penguatan pendidikan karakter, intervensi persuasif dan restoratif melalui dialog, peningkatan pengawasan serta manajemen kelas pada jam rawan, serta pembangunan kemitraan kolaboratif yang intensif dengan orang tua siswa di rumah.
Copyrights © 2026