Dalam perspektif sosiologi pendidikan, bahwa transformasi digital tidak hanya mengubah media pembelajaran saja, tetapi juga mentransformasikan struktur sosial di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa dituntut untuk memiliki ketahanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ketahanan sosial mahasiswa INSIP Pemalang terbentuk dalam menghadapi disrupsi digital berdasarkan perspektif sosiologi pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus (case study). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa yang memiliki jejaring sosial yang baik, aktif dalam kegiatan akademik dan organisasi, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana menunjukkan tingkat ketahanan sosial yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketahanan sosial mahasiswa INSIP Pemalang dalam menghadapi disrupsi digital terbentuk melalui interaksi yang sinergis antara modal sosial, budaya akademik, literasi digital, dan nilai-nilai religius. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya kajian sosiologi pendidikan kontemporer melalui pengembangan pemahaman mengenai ketahanan sosial mahasiswa sebagai konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh modal sosial, budaya akademik, literasi digital, dan nilai religius.
Copyrights © 2026