Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kapasitas psikologis remaja dalam menghadapi eco-anxiety dan situasi bencana melalui pemberdayaan lima organisasi siswa di MAN 1 Mamuju. Program dilaksanakan dengan pendekatan psikoedukasi berbasis sekolah yang mencakup edukasi eco-anxiety dan kesiapsiagaan psikologis, pelatihan teknik grounding 5-4-3-2-1, simulasi balut–bidai, serta pembuatan media edukasi. Pengukuran menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Peserta sejumlah 30 siswa dari beberapa organisasi kesiswaan yaitu OSIM, MPK, Pramuka, PMR, dan PIK-R. Hasil pre–posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa, dari rata-rata skor 5,10 menjadi 9,47. Sebagian besar peserta mampu mempraktikkan teknik grounding dengan benar (86,7%) serta menguasai keterampilan balut–bidai (85%). Seluruh organisasi siswa berhasil membuat media edukasi dan mempresentasikannya di lingkungan sekolah sebagai bentuk kampanye sebaya. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan tentang eco-anxiety, keterampilan psikologis dan pertolongan pertama, serta memperkuat peran organisasi siswa sebagai sumber informasi sebaya (peer educator).
Copyrights © 2026