Studi ini diarahkan untuk mengkaji bagaimana pelatihan, budaya, dan disiplin kerja membentuk kinerja karyawan di PT Rajawali Perkasa Furniture. Dengan pemilihan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 121 responden dari 150 orang peserta, data yang dihimpun diolah dengan analisis regresi linier berganda sehingga diperoleh model persamaan Y = –2,791 + 0,464X₁ + 0,200X₂ + 0,370X₃. Temuan utama studi yakni bahwa ketiga variabel, pelatihan, budaya serta disiplin kerja mampu memengaruhi kinerja karyawan secara kuat baik secara individual maupun bersamaan. Variabel pelatihan kerja memberikan pengaruh paling dominan, diikuti disiplin kerja dan budaya organisasi. Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan angka 0,602, yang mengindikasikan bahwa kontribusi pelatihan kerja, budaya organisasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan mencapai 60,2%, sementara persentase lainnya berasal dari faktor eksternal yang tidak dianalisis. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa pencapaian kinerja karyawan yang lebih optimal dalam industri manufaktur sangat ditentukan oleh kualitas pelaksanaan pelatihan, internalisasi nilai-nilai organisasi, serta konsistensi penerapan disiplin kerja guna mendukung pencapaian hasil kerja yang lebih efisien dan berdaya guna.
Copyrights © 2025