Krisis lingkungan global menuntut integrasi isu keberlanjutan ke dalam pendidikan matematika, namun upaya ini masih tersebar dalam berbagai label konseptual yang tidak seragam, seperti eco-math, green math learning, dan eco-mathematical literacy. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) mengikuti alur PRISMA untuk memetakan definisi, keterampilan target, indikator capaian, dan bentuk implementasi eco-mathematics, dengan lima artikel terpilih dari 241 artikel yang teridentifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun belum ada definisi tunggal, kelima artikel memiliki kesamaan orientasi dalam menjadikan lingkungan sebagai konteks autentik pembelajaran matematika. Kajian ini mengidentifikasi empat keterampilan utama (berpikir kritis, pemecahan masalah matematis, kesadaran lingkungan, dan eco-mathematical literacy), indikator capaian pada dimensi kompetensi matematis dan keberlanjutan, serta empat bentuk implementasi, yaitu bahan ajar berbasis lingkungan, pemanfaatan teknologi, pembelajaran berbasis proyek, dan penguatan kapasitas guru. Hasil ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi pengembangan pembelajaran matematika untuk pendidikan berkelanjutan.
Copyrights © 2026