Kemampuan siswa SD dalam menganalisis unsur intrinsik cerita fabel belum mencapai level yang diharapkan, keadaan tersebut muncul karena pola interaksi di kelas masih bersifat satu arah, dengan guru sebagai sumber utama informasi, sementara siswa lebih banyak berperan sebagai pendengar. Fokus penelitian ini untuk mengkaji efektivitas penerapan PBL dalam memperkuat keterampilan analisis unsur intrinsik fabel pada siswa kelas V SDN se-Gugus Sriwijaya Kartasura. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan eksperimen semu dan berdesain nonequivalent control group design Pengumpulan data melalui tes kemampuan analisis unsur intrinsik fabel dan observasi keterlaksanaan pembelajaran PBL. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, keseimbangan, serta uji hipotesis menggunakan independent samples t-test. Hasil hipotesis menunjukkan PBL berpengaruh terhadap kemampuan analisis unsur intrinsik fabel dengan nilai sig. <0,001 < 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,54 melampaui kelas kontrol sebesar 69,20. Penerapan PBL mendorong siswa lebih aktif membaca, berdiskusi, serta menghubungkan unsur-unsur intrinsik cerita secara analitis. Dengan demikian, PBL efektif digunakan untuk menguatkan kemampuan analisis unsur intrinsik fabel pada siswa sd.
Copyrights © 2026