Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Bagaimana persepsi mengenai perempuan berpendidikan tinggi muncul di masyarakat Desa Pao dan 2) Apa dampak dari persepsi mengenai perempuan berpendidikan tinggi di lingkungan masyarakat Desa Pao. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik. Informan penelitian ini adalah sebanyak 10 orang tua (Ibu) yang memiliki anak perempuan, Subjek utama penelitian ini adalah wanita yang berpendidikan tinggi. Sampel yang diambil sebanyak 5 orang diperoleh melalui purposive sampling dengan kriteria; 1) Perempuan yang bergelar sarjana dan belum menikah, 2) Perempuan yang bergelar sarjana dan belum bekerja. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Bagaimana persepsi mengenai perempuan berpendidikan tinggi muncul di masyarakat Desa Pao yaitu; a) Pengalaman yang kebanyakan sebagian orang tua alami atau mereka lihat di masyarakat sekitar, b) Adanya perilaku perempuan berpendidikan yang sebagian masyarakat menganggap tidak baik dimata mereka, c) Adanya kekhawatiran yang mendasar bagi sebagian orang tua, melihat dari kebanyakan fakta yang ada di masyarakat. 2) dampak dari adanya persepsi mengenai perempuan berpendidikan tinggi di lingkungan masyarakat Desa Pao yaitu; a) Terjadi ketidaksetaraan gender dalam hal Pendidikan, b) Pola pikir masyarakat menjadi monoton menganggap bahwa mengurus anak dan rumah tangga adalah tanggung jawab istri saja.
Copyrights © 2026