Rendahnya literasi keuangan pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu tantangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijaksana sejak dini. Siswa umumnya telah menerima uang saku setiap hari, namun belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, serta pengelolaan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan siswa melalui program Sosialisasi Cerdas Menabung di SD Negeri Kabanjahe 040443. Pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action dengan melibatkan dosen, lima mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7, guru kelas, dan 46 siswa kelas VI sebagai subjek kegiatan. Program dilaksanakan melalui tahapan koordinasi, identifikasi kebutuhan, pretest, sosialisasi interaktif, simulasi pengelolaan uang saku, permainan edukatif, posttest, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar literasi keuangan, manfaat menabung, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran untuk menyisihkan uang saku secara rutin dan tumbuhnya komitmen membangun kebiasaan menabung. Keterlibatan guru dan mahasiswa Kampus Mengajar turut memperkuat proses pendampingan sehingga mendukung terciptanya budaya literasi keuangan di lingkungan sekolah. Program ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang bersifat partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026