Perkembangan media sosial telah memberikan berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi, berkomunikasi, dan berinteraksi, namun juga memunculkan berbagai risiko seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, penipuan digital, serta penyalahgunaan data pribadi. Remaja, khususnya siswa sekolah menengah atas, merupakan salah satu kelompok pengguna media sosial yang membutuhkan pemahaman mengenai literasi digital agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijaksana dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas XII SMA Negeri 1 Plered mengenai penggunaan media sosial yang aman, etis, dan produktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup etika bermedia sosial, pengenalan hoaks dan disinformasi, pencegahan cyberbullying, keamanan data pribadi, serta pentingnya menjaga jejak digital (digital footprint). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap seluruh materi yang disampaikan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memberikan respons positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi literasi digital melalui pendekatan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijaksana, kritis, aman, dan bertanggung jawab. Program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat budaya literasi digital di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026