Masa remaja meliputi masa storm and stress, yaitu masa pencarian jati diri untuk menyesuaikan diri dengan dunia, serta penguatan peran dalam pergaulan sosial. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) X yang berada di salah satu kecamatan di kabupaten Sleman, DI. Yogyakarta. Analisis kebutuhan dilakukan dengan mewawancarai psikolog Puskesmas di wilayah tersebut dan penyebaran survey pada siswa. Tujuan utama kegiatan adalah penguatan kesadaran dari para siswa mengenai pentingnya dukungan sosial dan mempraktekkannya di lingkungan sekolah dalam bentuk kegiatan konseling sebaya. Konseling sebaya dapat menguatkan efek buffering sebagai tameng yang memproteksi siswa dari pengaruh negatif lingkungan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat membantu peserta menghadapi situasi sehari-hari yang menekan. Pengenalan keterampilan konseling dan penguatan dukungan sosial pada sesama remaja sangat penting dan dibutuhkan. Kegiatan serupa perlu diselenggarakan secara komprehensif dan berkelanjutan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dalam upaya promosi kesehatan mental di sekolah di masa mendatang. Kata kunci : efek buffering, dukungan sosial, konselor sebaya
Copyrights © 2024