Artikel ini membahas tentang efektivitas praperadilan dalam melindungi hak asasi manusia di dalam sistem peradilan di Indonesia. Praperadilan merupakan mekanisme hukum yang penting dalam mewujudkan keadilan dan perlindungan bagi individu yang dianggap memiliki potensi untuk menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia dalam proses hukum. Artikel ini menggunakan metode penelitian tipe normatif dengan metode analisis deskriptif untuk memahami secara mendalam bagaimana praperadilan bekerja dalam melindungi hak asasi manusia. Sumber bahan hukum untuk artikel ini dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan analisis perkembangan hukum terkini terkait praperadilan dan hak asasi manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praperadilan telah memainkan peran penting dalam melindungi hak asasi manusia, terutama ketika terdapat indikasi adanya kesalahan prosedur, penyalahgunaan wewenang, atau potensi pelanggaran hak asasi manusia dalam proses peradilan di Indonesia. Praperadilan telah memberikan kesempatan bagi individu untuk mendapatkan peninjauan kembali atas kasus mereka sebelum diputuskan oleh pengadilan. Praperadilan memiliki potensi yang besar dalam melindungi hak asasi manusia di dalam sistem peradilan. Mengingat kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dalam sistem peradilan Indonesia, apakah praperadilan dapat menunjukkan efektivitas dalam memastikan bahwa hak asasi manusia setiap individu tetap terjaga dan dihormati dalam proses hukum.
Copyrights © 2024