Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-compassion terhadap loneliness pada mahasiswa rantau Universitas Negeri Jakarta. Mahasiswa rantau rentan mengalami loneliness akibat perubahan lingkungan, keterbatasan dukungan sosial, serta beragam tuntutan di daerah perantauan. Self-compassion dipandang sebagai salah satu faktor psikologis yang dapat membantu individu menghadapi kesulitan dan mengurangi perasaan loneliness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 212 mahasiswa rantau. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur UCLA Loneliness Scale Version 3 yang dikembangkan oleh Russell dan Self-compassion Scale (SCS) yang dikembangkan oleh Neff. Analisis data yang dilakukan meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion memiliki arah pengaruh negatif terhadap loneliness, namun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik (F = 3,644; p = 0,058). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,017 menunjukkan bahwa self-compassion hanya memberikan kontribusi sebesar 1,7% terhadap loneliness, sedangkan 98,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, self-compassion tidak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap loneliness pada mahasiswa rantau Universitas Negeri Jakarta.
Copyrights © 2026