Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan Jumping Games. Penelitian dilakukan di TK Surakarta dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 anak kelompok B, yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, serta unjuk kerja, dengan indikator yang diamati meliputi kemampuan berjalan jinjit, melompat dan menumpu dengan dua kaki, serta berlari melewati rintangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar lokomotor anak setelah mengikuti kegiatan Jumping Games. Ketuntasan pra tindakan hanya mencapai 20%, meningkat menjadi 47% pada siklus I, dan mencapai 80% pada siklus II. Kegiatan Jumping Games, yang dirancang dalam berbagai pos permainan fisik, terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi gerak anak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Jumping Games merupakan metode yang menyenangkan sekaligus efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar, khususnya gerak dasar lokomotor pada anak usia 5–6 tahun.
Copyrights © 2025