Globalisasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk kehidupan keagamaan umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Islam dan globalisasi serta mengidentifikasi tantangan modernitas terhadap peradaban dunia Islam beserta respons yang dapat dikembangkan umat Islam dalam menghadapinya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari literatur keislaman kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam, sebagai agama yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin), memiliki keterbukaan historis terhadap interaksi lintas peradaban sehingga globalisasi pada dasarnya dapat menjadi ruang bagi perluasan dakwah, pendidikan, dan ekonomi syariah. Di sisi lain, modernitas menghadirkan tantangan signifikan pada aspek penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dikotomi pendidikan agama-umum, sekularisasi budaya, serta ketimpangan politik-ekonomi di negara-negara Muslim. Respons yang paling relevan bukanlah penolakan terhadap perubahan, melainkan sikap kritis-selektif melalui pembaruan pemikiran (tajdid), penguatan ijtihad kontekstual, dan integrasi ilmu agama dengan ilmu umum, agar umat Islam mampu menjadi pelaku aktif dalam peradaban global tanpa kehilangan identitas keislamannya
Copyrights © 2026