Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI), literasi digital, dan self-efficacy terhadap kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh dengan sampel sebanyak 91 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, meliputi uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar, literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar, sedangkan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Dengan demikian, kemandirian belajar mahasiswa lebih dipengaruhi oleh intensitas penggunaan AI dan self-efficacy dibandingkan literasi digital, sehingga perguruan tinggi perlu mengoptimalkan pemanfaatan AI secara bijaksana serta meningkatkan keyakinan diri mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran mandiri.
Copyrights © 2026