Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi sosial terhadap minat baca mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-korelasional, penelitian ini melibatkan 395 responden dari total populasi 33.639 mahasiswa yang dipilih melalui rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,741. Semakin baik interaksi mahasiswa dengan teman, dosen, dan lingkungan akademik, semakin tinggi pula minat mereka untuk membaca. Temuan ini menegaskan pentingnya interaksi sosial dalam membangun budaya literasi di perguruan tinggi.
Copyrights © 2025