Jurnal Social Society
Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026

Belanja Rakyat Dan Pemulihan Ekonomi Indonesia: Konsumsi Rumah Tangga sebagai Pendorong Kebangkitan Pasca Covid-19

Halimatus Sadiah (STIE Indonesia Banking School)
Azmal Hali (STIE Indonesia Banking School)
Zahra Devina Dewi (STIE Indonesia Banking School)
Valendra Desilva (STIE Indonesia Banking School)
Muhammad Zhafran Syahputra (STIE Indonesia Banking School)
Ahmad Setiawan Nuraya (STIE Indonesia Banking School)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengkaji peran konsumsi rumah tangga sebagai penggerak utama pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 menyebabkan guncangan yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, yang ditandai dengan menurunnya aktivitas ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam situasi tersebut, konsumsi rumah tangga kembali memainkan peran strategis sebagai penggerak utama permintaan agregat dan pemulihan ekonomi pascapandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), laporan Bank Indonesia, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan selama periode 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, analisis kontribusi, analisis komparatif, dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga meningkat secara konsisten dari Rp8.899,92 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp12.834,79 triliun pada tahun 2025, sementara Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari Rp15.443,35 triliun menjadi Rp23.821,10 triliun pada periode yang sama. Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi rata-rata sebesar 54,17% terhadap PDB Indonesia, yang menegaskan perannya sebagai pilar utama perekonomian nasional. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9698 dan koefisien regresi sebesar 2,0067. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengeluaran rumah tangga menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang kuat terhadap output perekonomian nasional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong pengeluaran rumah tangga dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, konsumsi rumah tangga dapat dipandang sebagai penstabil perekonomian sekaligus penggerak utama pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konsumsi rumah tangga, mengukur kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta mengkaji perannya dalam mendukung pemulihan ekonomi Indonesia selama periode 2020–2025.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jss

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan ...