Penelitian ini mengkaji tentang peran ibu rumah tangga dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui usaha pertanian cabai di Desa Bialo Kec. Gantarang Kab. Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ibu rumah tangga dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui usaha pertanian cabai melalui 3 tahap, yaitu membangun kesempatan yang memungkinkan potensi ibu rumah tangga berkembang, berpartisipasi secara aktif, dan meningkatkan kemampuan masyarakat. Dampak usaha pertanian cabai adalah meningkatnya pendapatan dan ketahanan pangan keluarga, meskipun terdapat tantangan seperti fluktuasi harga dan serangan hama. Hasil penelitian disimpulkan bahwa peran ibu rumah tangga dalam peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui usaha pertanian cabai sangat signifikan. Ibu rumah tangga tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga pelaku ekonomi yang mampu memanfaatkan peluang usaha di sektor pertanian. Partisipasi aktif mereka dalam budidaya cabai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan dan ketersediaan pangan keluarga. Usaha pertanian cabai dapat menjadi solusi alternatif yang efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2026