JOSAPRAT
Vol 3 No 1 (2026): JOSAPRAT (Journal Of Spirituality And Practical Theology)

Argumen Petrus sebagai Fondasi Teologi Misi Inklusif: Kajian Eksegesis Historis-Kritis atas Kisah Para Rasul 15:6-11

Syahdin Syahdin (Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Pontianak)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Sidang Yerusalem (Kis. 15:6-11) menyelesaikan perselisihan penting mengenai apakah orang percaya non-Yahudi harus tunduk pada Taurat dan sunat untuk masuk ke dalam komunitas perjanjian. Petrus menegaskan bahwa Allah menyucikan hati mereka melalui iman dan mencurahkan Roh Kudus tanpa prasyarat ritual. Menggunakan pendekatan eksegesis historis-kritis yang dipadukan dengan teologi misi kontekstual, penelitian ini mengeksplorasi implikasi misional yang selama ini belum banyak digali. Argumen Petrus bertumpu pada tiga langkah teologis utama: preseden pneumatologis melalui pencurahan Roh Kudus, deklarasi soteriologis mengenai keselamatan semata-mata oleh kasih karunia melalui iman, serta mandat eklesiologis untuk membentuk komunitas perjanjian lintas etnis. Ketiga langkah ini membangun paradigma misi inklusif yang berakar kuat pada missio Dei, bukan sekadar strategi institusional. Keputusan ini menjadi model normatif bagi gereja dalam konteks masyarakat plural seperti Indonesia kontemporer, di mana Injil wajib dikontekstualisasikan tanpa menuntut asimilasi budaya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

josaprat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JOSAPRAT aims to foster scholarly engagement that integrates theological reflection with the lived experience of faith and ministry. It serves as a platform for theologians, church leaders, educators, and practitioners to contribute to the academic and ecclesial discourse surrounding the development ...