Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang sering dialami oleh mahasiswa akibat tekanan akademik, tuntutan organisasi, serta berbagai tanggung jawab yang harus dijalankan secara bersamaan. Kurangnya kesadaran dan pemahaman mengenai burnout menyebabkan banyak mahasiswa menganggap kondisi tersebut sebagai hal yang biasa sehingga sering mengabaikan dampaknya terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan media informasi yang mampu menyampaikan pesan secara menarik, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan mahasiswa.Perancangan ini bertujuan untuk merancang media informasi mengenai burnout pada mahasiswa melalui motion graphic sebagai media utama dengan mengangkat kampanye sosial “Rehat Dulu”. Metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi studi literatur, observasi, dokumentasi, serta analisis data menggunakan metode C.A.B untuk menentukan strategi komunikasi visual yang sesuai dengan target audiens.Hasil perancangan berupa motion graphic yang menjelaskan pengertian burnout, penyebab, dampak, serta pentingnya memberikan waktu istirahat bagi diri sendiri. Motion graphic tersebut didukung oleh berbagai media pendukung berupa poster, banner, konten media sosial Instagram, stiker, gantungan kunci, tumbler, totebag, dan t-shirt. Perancangan visual menggunakan ilustrasi karakter mahasiswa, warna krem, navy, dan abu-abu, serta tipografi Poppins dan Nunito untuk menciptakan kesan yang nyaman, komunikatif, dan mudah dipahami oleh audiens.Melalui perancangan media informasi ini diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami burnout, mengenali gejalanya sejak dini, serta memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan mental dan keseimbangan antara aktivitas akademik dengan waktu istirahat.
Copyrights © 2026