Sirukam Dairy Farm merupakan destinasi eduwisata berbasis peternakan sapi perah modern di Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang mengalami penurunan kunjungan dari 148.209 wisatawan (2023) menjadi 78.085 wisatawan (2025), atau turun lebih dari 47%, di tengah tren kunjungan wisata Sumatera Barat yang terus meningkat. Penurunan ini diduga terkait belum optimalnya kepuasan wisatawan dan memorable tourism experience yang terbentuk di destinasi ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepuasan wisatawan dan memorable tourism experience terhadap minat berkunjung kembali. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Kuesioner Likert 1-5 disebarkan kepada 100 responden wisatawan menggunakan simple random sampling. Hasil menunjukkan kepuasan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali (koefisien jalur 0,520; T-Statistics 3,985; P-Values 0,000) dan menjadi variabel paling dominan (F Square 0,368). Memorable tourism experience juga berpengaruh positif dan signifikan (koefisien jalur 0,390; T-Statistics 2,837; P-Values 0,005; F Square 0,208). Kedua variabel secara simultan menjelaskan 75,3% variasi minat berkunjung kembali (R Square 0,753, kategori kuat), dengan SRMR 0,053 yang menunjukkan model fit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan wisatawan dan pengalaman wisata yang berkesan perlu dikelola bersamaan untuk meningkatkan minat kunjungan ulang ke Sirukam Dairy Farm.
Copyrights © 2026