Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai gizi tinggi, tetapi mudah mengalami kerusakan pascapanen akibat tingginya kadar air sehingga menyebabkan kehilangan hasil mencapai 20–50%. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan edible film berbahan pati jagung dan lilin lebah sebagai pelapis alami yang mampu menghambat perpindahan uap air dan memperlambat penurunan mutu buah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi pati jagung dan lilin lebah sebagai edible film terhadap masa simpan tomat serta menentukan konsentrasi terbaik dalam mempertahankan mutu tomat. Penelitian menggunakan desain One Group Posttest Only dengan empat perlakuan, yaitu edible film berbahan pati jagung 5%, 10%, dan 15% yang dikombinasikan dengan lilin lebah 3%, serta kelompok kontrol tanpa edible film. Pengamatan dilakukan selama 10 hari terhadap parameter warna, tekstur, aroma, dan lama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian edible film berpengaruh signifikan terhadap mutu buah tomat (p<0,05). Formulasi pati jagung 15% dan lilin lebah 3% merupakan perlakuan terbaik karena mampu mempertahankan kualitas tomat hingga 10 hari penyimpanan dibandingkan perlakuan lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi pati jagung dan lilin lebah berpotensi menjadi pelapis alami yang efektif untuk memperpanjang masa simpan tomat.
Copyrights © 2026