wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan merupakan kawasan dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim, terutama akibat kenaikan muka air laut (sea level rise), penurunan muka tanah (land subsidence), dan kejadian banjir rob yang semakin meluas dan permanen. Kondisi ini menyebabkan penurunan signifikan terhadap tingkat kelayakan huni permukiman wilayah pesisir. Penelitian Iniini disusun untuk memberikan landasan analitis dan rekomendasi strategis terkait penanganan penurunan kelayakan huni tersebut. Tujuan utama kajian ini adalah mengidentifikasi akar masalah, menilai tingkat kelayakan huni berdasarkan variabel multidimensi, serta merumuskan kebijakan adaptasi yang paling relevan dan berkelanjutan bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang diperkuat dengan Multi Criteria Decision Analysis(MCDA) berbasis Analytical Hierarchy Process(AHP). Melalui analisis MCDA terhadap empat alternatif kebijakanmitigasi in-situ, adaptasi struktural terbatas, pembangunan kembali berbasis komunitas, dan relokasi adaptifrekomendasi terbaik mengarah pada Relokasi Adaptif Berbasis Kawasan. Pendekatan ini dinilai paling efektif karena mampu menjawab kebutuhan jangka panjang, mengurangi risiko bencana, serta memperkuat tata kelola lingkungan dan ruang kawasan pesisir.
Copyrights © 2026