cover
Contact Name
M Nur Ikhwan
Contact Email
nurikhwanskom@gmail.com
Phone
+62 895-2634-8067
Journal Mail Official
bapperida@pekalongankab.go.id
Editorial Address
Jl. Krakatau No. 09 Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajen
ISSN : 25985833     EISSN : 26230011     DOI : 10.546887
Kajen: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA LITBANG) dan sekarang berubah nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan yang terbit secara online sejak tahun 2017. Jurnal Kajen menjadi salah satu instrumen peneliti dalam mempublikasikan hasil penelitian-penelitian dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal Kajen mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian dan pengkajian dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan.
Articles 100 Documents
ANALISIS KINERJA DALAM PEMANFAATAN BUKU KIA OLEH BIDAN DI PUSKESMAS KABUPATEN PEKALONGAN Millatin Puspaningtyas; Peidvin Ratna Meikawati; Yuyun Masyunah
E-Jurnal Kajen Vol 1 No 01 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 01 No 01 (2017)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv01i01.1

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja bidan dalam pemanfaatan buku KIA di Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Variabel independen adalah usia, pendidikan, pengetahuan, sikap, fasilitas kerja, rekan kerja dan pengawasan. Variabel dependen adalah kinerja bidan dalam pemanfaatan KIA Book. Populasi penelitian adalah semua bidan di Kabupaten Pekalongan berjumlah 459 bidan, sedangkan sampel penelitian menggunakan 82 bidan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat yang digunakan adalah uji peringkat Spearman dan multivariat menggunakan analisis regresi logistik. Hasil statistik menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 36,4 tahun, rata-rata 13,8 tahun, sebagian besar adalah kebidanan Diploma III 81,7%, berpengetahuan 93,9%, dukungan sikap 97,6%, kerja baik fasilitas 95,1%, rekan kerja yang baik 95,1%, pengawasan 96,3%, dan kinerja baik 92,7%. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan memiliki hubungan bersama dengan kinerja bidan dalam pemanfaatan KIA Book (pvalue = 0,012). Disarankan bahwa penggunaan buku KIA oleh tenaga kesehatan perlu dimodifikasi, terutama dalam menggabungkan informasi / pesan agar lebih menarik, mudah dimengerti sebagai cara untuk menyampaikan hasil catatan pemeriksaan dan pesan.
OPTIMASI VOLTASE DAN WAKTU PADA ELEKTRODEKOLORISASI ZAT WARNA INDIGOSOL GOLDEN YELLOW IRK DENGAN ELEKTRODA PbO2 DAN GRAFIT (C) Jamal Adi Prasetiyo; Futya Milatina; Ika Yuliawati
E-Jurnal Kajen Vol 1 No 01 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 01 No 01 (2017)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pewarna sintetis pada industri tekstil telah meningkat seiring dengan perkembangan zaman. Salah satu pewarna sintetis yang sering digunakan dalam industri tekstil adalah pewarna Indigosol Golden Yellow IRK. Pewarna tersebut termasuk pewarna yang larut dalam pembuluh. Penggunaan bahan pewarna sintetis memiliki dampak negatif karena pewarna sintetis mengandung zat berbahaya seperti kelompok azo yang dapat menjalani sirkulasi enterohepatik dalam tubuh. Untuk mengatasi polusi atau dampak negatif dari penggunaan metode elektrodekolorisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kondisi optimal yang meliputi tegangan dan waktu yang dibutuhkan untuk menggradasi atau merusak metode elektrolisis zat warna. Studi optimasi dilakukan dengan mengelektrolisis Indigosol Golden Yellow IRK sebanyak 40 ml H2O2 konsentrasi 20 ppm hingga 10.000 mg / L, sekitar 4 ml 0,71 gram Na2SO4 sebagai elektrolit dan H2SO4 ditambahkan hingga pH 4. Analisis hasil diukur menggunakan spektrofotometri UV long-Vis.yang gelombangny didapat dari riset nugroho. Data penelitian menunjukkan bahwa elektrolisis menggunakan elektroda grafit dengan PbO2 pada pewarna elektrodekolorisasi Golden Yellow IRK Indigosol mampu menggradasi warna hingga 95,63% dalam 6 volt selama 5 menit. Hasilnya lebih baik daripada penelitian Sigit Nugroho sebesar 90% yang menggunakan elektroda grafit.
PEMANFAATAN LAHAN TERDAMPAK ROB UNTUK BUDIDAYA LELE KARAMBA JARING TANCAP DI DESA PECAKARAN Prabowo Hariputra; Juhlisyukur Pramono Darmo; Burhanudin Muhammad Diah
E-Jurnal Kajen Vol 1 No 01 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 01 No 01 (2017)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv01i01.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas ikan kucing yang cocok untuk digunakandaerah yang dirampok; untuk mengetahui efektivitas dan keuntungan penggunaan ikan Rucah dibandingkanuntuk memberi makan pabrik di daerah rob yang terkena dampak. Metode yang digunakan adalah eksperimen dan studi lapangan.Perbedaan jenis makanan yang diberikan berkontribusi pada penambahan biomassa dan panjang ikan kucingtambahan. Ini karena ikan Rucah dapat memberikan nutrisi yang lebih kompleks. Perbedaanvarietas ikan kucing juga memberikan panjang tambahan ikan kucing. Pada kasus iniVarietas ikan sangkuriang memiliki genetik yang lebih panjang dari varietas lainnya.
PEMETAAN ANCAMAN GERAKAN TANAH DI DESA KANDANGSERANG KECAMATAN KANDANGSERANG KABUPATEN PEKALONGAN Thema Arrisald
E-Jurnal Kajen Vol 1 No 01 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 01 No 01 (2017)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv01i01.4

Abstract

Metode campuran yang digunakan adalah mengidentifikasi setiap parameter. Beberapa parameteryang mempengaruhi longsor adalah lereng (34,27%), kondisi geologi (34,27%),kepadatan aliran air (12,95%), penggunaan lahan (12,95%), dan curah hujan (5,56%).Indeks tertimbang dari setiap parameter ditentukan oleh Analytical HierarchyProses (AHP). Seperti proses overlay menggunakan perangkat lunak ArcMap menunjukkan ada3 tanah longsor mengancam zona di Desa kandangserang. Luncuran tanah rendah mengancamzona lebih baik digunakan untuk aktivitas sosial orang. Tanah longsor mengancamzona lebih baik digunakan untuk pertanian tetapi harus mempertimbangkan drainase pada zona tersebutlereng. Sedangkan zona ancaman longsor tanah tinggi lebih baik digunakan untuk hutan wisata.
PENGARUH KUALITAS STRATEGI PEMASARAN TEHADAP EVEKTIVITAS SALURAN DISTRIBUSI MELALUI SELLING-OUT DAN SELLING-IN KINERJA PEMASARAN R. Kurniawan Dwiseptiady
E-Jurnal Kajen Vol 1 No 01 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 01 No 01 (2017)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv01i01.5

Abstract

Some companies want high profit and sustainable for their life, for thisthe purpose they must compete with each other to have the best performance.Developing the greatest market performance needs an excellent strategy andmaximum effort in all departments. Market performance can be achievedfrom a good selling by selling-out or selling-in activities. To create a goodselling cannot be reached without effective distribution channels and qualityof the marketing strategy. This research tests how to enhance marketperformance by those variables. Data gained from 105 wholesaler garmentmanagers or owners in Pekalongan Central Java in this research isacceptable, it is shown by chi-square 192,362, GFI, 0,858, AGFI, 0,21, CMIN/DF, 1,045, TLI, 0,993, CFI, 0,994, those number indexes are standardalthough AGFI and GFI index accepted marginally. Findings show thatmarket performance can be achieved from selling-out and selling-in withthe effectiveness of distribution channels and the quality of marketing strategyconcludes with a discussion of managerial implications and for futureresearch.
PEMETAAN RISIKO GERAKAN TANAH DI KECAMATAN PETUNGKRIYONO Thema Arrisaldi
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.1

Abstract

Petungkriyono adalah salah satu kabupaten yang terletak di Wilayah Pekalongan. Petungkriyono daerah ini memiliki bukit dan juga morfologi lembah yang dalam. Morfologi itulah yang menyebabkan tingginya potensi tanah longsor di daerah ini. Petungkriyono tidak hanya memiliki potensi tinggi Namun longsor juga memiliki potensi tujuan wisata, produksi tinggi komoditas perkebunan seperti kopi, teh, sayuran dan lain-lain. Pemerintah daerah perlu mengembangkan semua potensi positif di Petungkriyono, mereka perlu membangun infrastruktur pendukung dan proses konstruksi harus memperhatikan potensi bahaya (tanah longsor). Karena itu, peta risiko longsor di sini area penting untuk pengembangan infrastruktur dan pengurangan risiko bencana. Di dalam Penelitian menggunakan metode gabungan dari pemetaan tanah longsor. Sistem penilaian dalam hal ini metode berdasarkan proses hirarki analitis (AHP) dan Kepala Bencana Nasional Otoritas Manajemen No. 2 Th. 2012 (Perka BNPB No. 2 Tahun 2012) tentang pedoman penilaian risiko bencana. Peta risiko memiliki tiga parameter, yaitu potensi peta tanah longsor, peta kerentanan, dan peta kapasitas masyarakat untuk menghadapi bahaya. Analisis menggunakan ArcMap dengan analisis overlay. Hasil dari peta risiko Petungkriyono menunjukkan 0,345km2 daerah yang berisiko rendah tanah longsor, 4,17 km2 daerah yang berada di tengah risiko longsor, dan 79,2 km2 berlokasi di risiko tinggi tanah longsor. Karena itu peningkatan kapasitas orang untuk menghadapi Bahaya untuk mitigasi sangat penting di Petungkriyono.
PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN PEKALONGAN MELALUI PEMANFAATAN E-RETRIBUSI PASAR TRADISIONAL Eko Budi Santoso
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.2

Abstract

Salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang penting adalah retribusi daerah. Ini berkontribusi cukup untuk PAD setiap tahun, tetapi pengelolaannya di Kabupaten Pekalongan masih kurang efektif. Kabupaten Pekalongan memiliki beberapa titik pasar tradisional di mana masing-masing pasar memiliki puluhan kios ditempati pedagang. Karena banyaknya pedagang yang menempati kios di setiap pasar, ini akan menyulitkan Departemen Perindustrian, Perdagangan, dan Layanan Koperasi (Dinperindagkop UKM) petugas dalam pengelolaan retribusi. Selain itu semua manajemen retribusi yang digunakan adalah secara manual atau konvensional. Ini tentu memiliki potensi untuk penipuan dalam melaporkan hasil pendapatan pasar. Salah satu solusi untuk mengatasi kebocoran di pengelolaan dana retribusi pasar adalah dengan menerapkan retribusi pasar elektronik tradisional ataue-Retribusi pasar tradisional sehingga kontrol terhadap pendapatan pasar dapat diterapkan dengan baik. Akibatnya, ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan lokal dari sektor pendapatan pasar.
KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN BAHAN AJAR MELALUI TEKNIK PENDAMPINGAN KELOMPOK PADA KKG Rochman
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mempersiapkan bantuan TIK materi pengajaran. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, dengan melakukan supervisi kelompok teknik dengan subjek penelitian guru kelas satu ke VI yang tergabung dalam KKG (Guru Kelompok Kerja) regional dibantu I UPT Dindikbud Doro. Teknik validasi data menggunakan Teknik triangulasi, semua data yang masuk dipisahkan dan dianalisis menggunakan komparatif deskriptif. Hasil siklus I keberhasilan kelompok mencapai 68,51%, hasil pengamatan aktivitas guru dalam melakukan kerja kelompok mencapai 79,41% aktif, sedangkan keberhasilan individu mencapai 68,29%. Tindakan siklus pertama dianalisis untuk perbaikan pada siklus II, agar lebih efektif dalam membina guru untuk mengembangkan bahan ajar yang dibantu TIK. Hasil siklus II mengalami peningkatan 25,93% dalam kelompok, aktivitas guru sebesar 13,00%, dan pengembalian individu dari 21,95%. Hasil siklus II pada keberhasilan kelompok mencapai 94,44%, hasilnyapengamatan aktivitas guru mencapai 92,41% (kategori baik) dan keberhasilan individu mencapai 90,24%. Kesimpulan bahwa menggunakan bantuan kelompok dapat meningkatkan kemampuan guru untuk mengembangkan bahan ajar berbantuan TIK tentang KKG di Dindikbud I dibantu UPT daerah Doro
PEMBUATAN BIOMATERIAL TEKSTIL DENGAN LIMBAH CAIR UKM RENGGINANG UMBI KETELA POHON DAN BAKTERI Acetobacter Xylinum Amaliya Sita Permatasari; Jamal Adi Prasetiyo
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.4

Abstract

Seiring dengan meningkatnya konsumsi dan limbah tekstil dunia, biomaterial untuk tekstil yang dapat terbiodegradasi dibutuhkan. Salah satu bahan yang memiliki potensi sebagai biomaterial tekstil adalah fermentasi acetobacter xylinum yang membentuk selulosa bakteri. Prosesnya bisa dilakukan pada media pembuatan air limbah singkong dari desa Tambor, Kajen, Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji sifat bahan nata de singkong pada variasi jenis sampel dengan penambahan air kelapa dibandingkan dengan kulit kambing dan nata de coco, dalam beberapa uji kualitas bahan tekstil mekanis seperti kekuatan sobek, kekuatan tarik dan perpanjangan untuk mengetahui kelayakan nata material de cassava (NDCV) dan penambahan nata de cassava air kelapa (NDCVCC) sebagai bahan tekstil. Produk tekstil dari bahan berupa tas selempang, dompet, dan sandal. Hasil penelitian ini adalah NDCV (19,57 Kg / cm2) dan NDCVCC (11,7 Kg / cm2) kekuatan tarik, kekuatan sobek NDCV (4,42 Kg) dan NDCVCC (4,65 Kg), dan perpanjangan NDCV (24,3%) dan NDCVCC (45,2%). Data diuji secara statistik dengan uji-T dan menunjukkan data dengan distribusi normal dan antara variasi tidak ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa nata de cassava dapat digunakan sebagai biomaterial tekstil dengan penelitian lebih lanjut.
PEMANFAATAN GULMA ECENG GONDOK SEBAGAI ZAT PEWARNA ALAMI PADA PROSES PENCELUPAN KAIN KATUN PRIMISSIMA Ema Mahfudloh; Diah Ayu Islamiati
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.5

Abstract

Eceng gondok dapat dijadikan zat warna alam karena mengandung senyawa tanin yang memberikan warna cokelat pada pencelupan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memanfaatkan daun eceng gondok sebagai zat warna alam pengganti zat warna sintetis untuk kain katun primissima dan untuk mengetahui pengaruh lama pencelupan kain katun dengan ekstrak eceng gondok, jenis fiksator dan variasi kadar fiksatornya terhadap warna yang dihasilkan dan ketahanan luntur warna pada gosokan, pencucian, dan keringat. Variasi lama pencelupan yang digunakan adalah (30, 60, 90, 120 dan 150) menit. Jenis fiksator yang digunakan adalah kapur, tunjung dan tawas. Variasi kadar fiksator yang digunakan adalah (25, 50, 75 dan 100) g/L. Kain hasil pencelupan dievaluasi sifat ketahanan luntur warnanya terhadap gosokan, pencucian, dan keringat. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu dapat diketahui bahwa lama pencelupan yang berbeda menghasilkan ketuaan warna yang berbeda. Semakin lama waktu pencelupan, semakin tua warna yang dihasilkan. Lama pencelupan tidakberpengaruh secara siginifikan pada ketahanan luntur warna terhadap gosokan, pencucian, dan keringat, serta jenis fiksator yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda. Kain hasil pencelupan bewarna cokelat muda setelah difiksasi menggunakan kapur kain berwarna cokelat lebih tua, sedangkan dengan fiksator tunjung kain berwarna cokelat kehijauan, dan dengan fiksator tawas kain berwarna krem kecoklatan. Nilai rata-rata tahan luntur warnaterhadap gosokan dilihat dari variasi jenis fiksatornya, yang paling baik adalah tawas sedangkan terhadap pencucian dan keringat tidak berpengaruh. Variasi kadar fiksator tidak berpengaruh secara siginifikan pada warna yang dihasilkan dan ketahanan luntur warna terhadap gosokan, pencucian, dan keringat.

Page 1 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2017 2025