Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas
Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas

Analisis Tingkat Pelayanan Jalan Pada Jalan Standar dan Tidak Standar di Jalan Bantul Km 6,5 – Km 8 Menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023: Analysis of Road Service Levels on Standard and Non-Standard Road on Jalan Bantul Km 6,5 – Km 8 Using the 2023 Indonesian Road Capacity

Nur Budi Susanto (Departemen Teknik Sipil, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada)
Wiryanta (Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil, Departemen Teknik Sipil, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada)
Irvan Adji Prayitno (Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil, Departemen Teknik Sipil, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Bantul merupakan kabupaten di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor yang melampaui laju pertumbuhan penduduk. Jalan Bantul merupakan jalan nasional yang menghubungkan Yogyakarta – batas kota Bantul dengan fungsi jalan kolektor primer satu. Namun, pada pelaksanaan preservasi tahun 2022, pada Km 6,5 – Km 7,5 dilakukan penambahan median permanen sebagai pemisah jalur tanpa adanya pelebaran badan jalan sehingga tidak terdapat padanannya pada Pedoman Desain Geometrik Jalan, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, maupun Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan Jalan Bantul, khususnya pada Km 6,5 – Km 7,5 yang terdampak preservasi pada tahun 2022 dan Km 7,5 – Km 8 yang merupakan jalan 4 lajur 2 arah yang telah sesuai peraturan sebagai masukan dan evaluasi bagi pemangku kebijakan. Metode penelitian yang dilakukan berupa survei traffic counting untuk selanjutnya dilakukan analisis tingkat pelayanan jalan berdasarkan PKJI 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum Jalan Bantul Km 6,5 – 7,5 yang tidak standar serta Jalan Bantul Km 7,5 – 8 yang sesuai standar memiliki derajat kejenuhan di sekitar 0,85 dan tingkat pelayanan D sehingga perlu dilakukan rekayasa lalu lintas dan manajemen mobilitas masyarakat pada masa yang akan datang agar nilai derajat kejenuhan tidak mengalami kenaikan yang dapat berakibat pada tingkat pelayanan yang mengalami penurunan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmaif

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Library & Information Science Mathematics Social Sciences Transportation

Description

Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas ditujukan untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas di Indonesia. Jurnal ini menerima tulisan yang berisikan hasil penelitian atau hasil pengalaman profesional dalam bidang Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas ...