Rendahnya pemahaman mitra dalam memanfaatkan Word of Mouth (WOM) sebagai strategi pemasaran di era digital khususnya pada pemasaran wisata Batu Sori Kota Baubau. Hal ini dibuktikan melalui hasil pre-test yang menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mitra masih berada pada kategori rendah, dengan dominasi pada kategori tidak paham (75%) dan kurang paham (25%), serta tidak adanya kategori paham (0%). Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Wisata Batusori pada tanggal 12 Maret 2026 dengan menggunakan metode sosialisasi partisipatif melalui tahapan Focus Group Discussion (FGD), analisis kebutuhan, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi. Pendekatan ini didukung dengan kajian literature review word of mouth sebagai dasar penyusunan materi agar sesuai dengan kebutuhan mitra. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman mitra, yang terlihat dari hasil post-test dengan dominasi kategori paham sebesar 83,33%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan mitra terkait pemanfaatan WOM dalam meningkatkan penjualan produk. Evaluasi kegiatan juga menegaskan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan relevan dengan kebutuhan mitra, sehingga mampu mendorong perubahan pemahaman dari tidak paham menjadi paham. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhasil meningkatkan literasi mitra, tetapi juga memberikan dasar yang kuat bagi penerapan strategi pemasaran berbasis WOM secara berkelanjutan di era digitalisasi.
Copyrights © 2026