Usaha untuk meningkatkan HOTS masih menghadapi tantangan, salah satunya dari segi bahan ajar yang masih bersifat konvensional, statis, dan belum mengintegrasikan konteks budaya lokal maupun teknologi interaktif. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis digital dengan pendekatan kontekstual yang mampu memfasilitasi eksplorasi konsep geometri secara bermakna dan mendukung perkembangan HOTS. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul geometri berbasis etnomatematika berbantuan GeoGebra yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan memilikiefektifvitas fungsional dalam mendukung HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang menggunakan model ADDIE (analyze, design, develop, implement, dan evaluate). Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok siswa kelas VIII, yaitu 10 siswa kelas VIII-D yang terlibat dalam uji terbatas dan 32 siswa kelas VIII-B yang terlibat dalam uji lapangan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, serta tes (pretest dan posttest) berbasis HOTS yang digunakan sebagai indikator perubahan performa kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan sebesar 93,05% (sangat valid), kepraktisan sebesar 89,16% (sangat praktis), serta nilai N-gain sebesar 0,70 yang mengindikasikan adanya kecenderungan peningkatan performa siswa pada tugas berbasis HOTS. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konteks etnomatematika lokal dengan teknologi GeoGebra dalam e-modul geometri yang berfungsi sebagai scaffolding pembelajaran untuk memfasilitasi proses berpikir tingkat tinggi siswa. Dengan demikian, e-modul ini berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan ajar digital dalam pembelajaran geometri kelas VIII.
Copyrights © 2026