Kemampuan literasi numerasi siswa Indonesia masih tergolong rendah berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Salah satu penyebabnya adalah bahan ajar matematika yang digunakan masih bersifat teoritis dan kurang mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata peserta didik. Akibatnya, peserta didik mengalami kesulitan memahami materi transformasi geometri secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar transformasi geometri berbasis etnomatematika Masjid Agung Banten yang valid dan praktis serta berorientasi pada kemampuan literasi numerasi Siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang dibatasi pada tahap define, design, dan develop. Subjek penelitian terdiri atas 9 peserta didik pada uji coba kelompok kecil dan 14 peserta didik pada uji coba kelompok besar di MA Mathla’ul Anwar Pusat. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli media, dan angket kepraktisan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh kategori sangat valid dari ahli materi (87,5%) dan ahli media (86,7%), serta kategori valid dari ahli bahasa (80%). Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa bahan ajar berada pada kategori sangat praktis pada uji kelompok kecil (81,81%) dan kategori praktis pada uji kelompok besar (79,19%). Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahwa bahan ajar telah memuat aktivitas dan soal kontekstual yang mengintegrasikan konsep transformasi geometri dengan arsitektur Masjid Agung Banten sehingga berorientasi pada kemampuan literasi numerasi. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan praktis serta memiliki potensi untuk mendukung kemampuan literasi numerasi Siswa SMA.
Copyrights © 2026