TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 6 No. 3 (2026)

PROSES KREATIF HUJAN KARYA DALAM KOLABORASI PERTUNJUKAN MUSIK GAMELAN: STUDI KUALITATIF PADA MAHASISWA PGSD

Lousy Loustiawaty (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)
Amelia Amelia (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)
Deden Abdurahman (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)
Nanda Nurauliya Fatin (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)
Siti Nur Ainurrohmah (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)
Siti Nursyamsiah (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)
Vira Nabila (Fakultas Pendidikan, Sosial, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Kuningan)



Article Info

Publish Date
26 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Music education in the Elementary School Teacher Education (PGSD) program is not only oriented toward developing students' musical competencies but also aims to foster creativity, collaborative skills, and professional competence through authentic learning experiences. This study aims to describe the creative process of PGSD students in organizing a gamelan music performance during the Hujan Karya Season 10 Performing Arts Exhibition entitled “Alun dan Ayun: Harmoni Bunyi dalam Ruang Tubuh.” A descriptive qualitative approach was employed, involving fourth-semester PGSD students of Universitas Muhammadiyah Kuningan from classes 4A–4F and the employee class, selected using purposive sampling. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation, and subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and method triangulation. The findings indicate that students' creative processes were reflected in the selection of Sundanese songs, the allocation of gamelan instruments according to individual competencies, the development of musical arrangements, and the implementation of collaborative performances. These activities contributed to improving students' creativity, musical skills, communication abilities, teamwork, self-confidence, and appreciation of local culture. The findings suggest that collaborative gamelan performances based on project-based learning provide an authentic learning model that effectively integrates local cultural preservation with the development of pedagogical, professional, social, and personal competencies among prospective elementary school teachers ABSTRAK Pembelajaran seni musik pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan musikal, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kreativitas, kemampuan berkolaborasi, dan kompetensi profesional calon guru melalui pengalaman belajar yang autentik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses kreatif mahasiswa PGSD dalam penyelenggaraan pertunjukan musik gamelan pada kegiatan Gelar Karya Seni Pertunjukan Hujan Karya Season 10 bertema “Alun dan Ayun: Harmoni Bunyi dalam Ruang Tubuh”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa PGSD semester IV Universitas Muhammadiyah Kuningan kelas 4A–4F dan kelas karyawan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-structured, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kreatif mahasiswa tercermin dalam pemilihan lagu Sunda, pembagian instrumen gamelan sesuai kemampuan anggota, penyusunan aransemen, serta pelaksanaan pertunjukan secara kolaboratif. Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas, keterampilan bermusik, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kepercayaan diri, serta apresiasi terhadap budaya lokal. Temuan penelitian menegaskan bahwa pertunjukan musik gamelan berbasis project-based learning merupakan model pembelajaran autentik yang efektif dalam mengintegrasikan pelestarian budaya lokal dengan penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teaching

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu ...