Pembelajaran Kinetika Kimia seringkali bersifat abstrak sehinga mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara mendalam. Diperlukan pendekatan inovatif berbasis Edutech yang mampu mengaitkan konsep dengan konteks nyata sekaligus meningkatkan literasi sains. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penulisan artikel ilmiah populer sebagai luaran Case-Based Learning (CBL) serta kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen yang dilaksanakan pada mahasiswa Semester 3 Program Studi Kimia sebanyak 15 orang yang dibagi dalam lima kelompok. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel independen adalah penerapan CBL berbasis penulisan artikel ilmiah populer, sedangkan variabel dependen adalah pemahaman konsep dan keterampilan komunikasi ilmiah. Instrumen penelitian meliputi soal pre-test dan post-test berbentuk esai, rubrik penilaian artikel, dan angket respons mahasiswa. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Penerapan CBL berbasis artikel ilmiah populer meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test (68,00 menjadi 86,93). Kualitas artikel mahasiswa tergolong sangat baik (rata-rata 90,5), dan sebagian berhasil dipublikasikan pada platform sains nasional. Mahasiswa juga menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi ilmiah serta respons positif terhadap pembelajaran. CBL berbasis penulisan artikel ilmiah populer efektif meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa. Pendekatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 4 Quality Education, SDG 13 Climate Action, dan SDG 9 Industry Innovation and Infrastructure melalui integrasi pembelajaran kontekstual dan teknologi digital, sehingga mendukung pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026