Sektor hortikultura di Indonesia menghadapi tantangan degradasi kualitas lahan akibat penggunaan pupuk kimia sintetis yang intensif1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi limbah cangkang telur sebagai strategi pemupukan berkelanjutan melalui tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan naratif-komparatif. Data dikumpulkan dari 20 artikel ilmiah yang difokuskan pada efektivitas tepung cangkang telur dan Pupuk Organik Cair (POC) dalam meningkatkan kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi cangkang telur mampu meningkatkan pH tanah masam secara signifikan ke rentang optimal 6,0-6,5 melalui pelepasan kalsium karbonat. Selain itu, respons pertumbuhan vegetatif pada berbagai tanaman hortikultura (seperti cabai, bawang merah, dan jagung manis) menunjukkan peningkatan parameter tinggi dan jumlah daun pada kisaran 48-59%5. Kajian ini merekomendasikan dosis optimal tepung cangkang telur sebesar 10-25 g/tanaman atau POC dengan konsentrasi 15-25% untuk mencapai efisiensi agronomis yang maksimal6666. Optimalisasi limbah ini tidak hanya memulihkan kesehatan tanah tetapi juga mengurangi biaya input produksi dan dampak polusi lingkungan
Copyrights © 2026