Perkembangan game online di era digital berdampak pada menurunnya minat belajar dan kualitas interaksi sosial anak sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran matematika yang sering dipersepsikan sulit dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas board game matematika berbasis computational thinking untuk meningkatkan pemahaman operasi bilangan, minat belajar, serta interaksi sosial siswa kelas III SDN Ngemplak Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan metode perancangan Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test). Sampel penelitian berjumlah 18 siswa yang mengikuti tiga sesi playtest. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert, observasi, dan wawancara, dengan uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha ±0,90 (sangat reliabel). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa media memperoleh respons sangat positif dengan persentase keseluruhan di atas 92% pada seluruh kelompok uji. Board game terbukti membantu siswa memahami operasi bilangan dengan lebih mudah, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat interaksi sosial melalui mekanisme permainan yang kolaboratif dan kompetitif secara sehat. Integrasi prinsip computational thinking dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma terimplementasi secara sistematis dalam mekanika permainan, sehingga mendorong proses berpikir logis dan terstruktur.
Copyrights © 2026