Jerami padi memiliki prospek signifikan sebagai sumber bahan baku energy terbarukan. Salah satu teknologi konversi yang dapat diterapkan adalah proses pirolisis, yang menghasilkan bio-oil sebagai produk utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perbedaan massa umpan jerami terhadap rendemen (Yield) dan karakteristik fisikokimia bio-oil yang dihasilka. Variasi massa yang di gunakan dalam penelitian ini dengan variasi massa 250 g, 500 g dan 1000 g. parameter yang dianalisis meliputi nilai Ph, densitas, dan persentase yield bio-oil, serta komposisi kimia. Analisis komposisis senyawa dilakukan menggunakan instrument Gas Pengujian senyawa dilakukan melalui metode Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS), dan hasilnya menunjukkan bahwa yield tertinggi diperoleh pada massa umpan 500 g sebesar 17,31%. Densitas tertinggi sebesar 1,020 g/Ml, sedangkan nilai pH terendah sebesar 3,4 mengindikasikan bahwa bio-oil yang dihasilkan bersifat asam. Analisis GC-MS mengidentifikasi bahwa senyawa dominan dalam bio-oil Asam asetat dengan persentase 54,80%, disertai keberadaan senyawa volatile seperti alcohol dan ester yang berkontribusi terhadap karakteristik pembakaran. Dengan demikian variasi massa umpan berpengaruh terhadap nilai yield serta karakteristik fisik dan kimia bio-oil yang dihasilkan.
Copyrights © 2026