Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen terhadap hasil belajar fisika siswa MTs pada materi tekanan. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa kelas VIII yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (n = 25) yang diberi pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen, dan kelas kontrol (n = 25) yang diajar menggunakan metode konvensional. Sampel dipilih melalui teknik purposive sample. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berbentuk 20 soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (koefisien reliabilitas 0,694, kategori tinggi). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji Independent Samples t-Test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 72,4 dan kelas kontrol sebesar 58,8, dengan hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5548 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,312 (kategori sedang batas bawah). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar fisika siswa MTs pada materi tekanan.
Copyrights © 2025