Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Fisika melalui Pelatihan Pembelajaran Fisika Berbasis STEM Ali Ismail; Surya Gumilar; Irma Fitria Amalia
Badranaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.551 KB) | DOI: 10.31980/badranaya.v1i2.3162

Abstract

This community service activity aims to provide skills for physics teachers in Garut district to create STEM-based learning. Through good and proper learning, the delivery of material can be better absorbed by students. So that later students are expected to be easier to understand the concepts. The dedication activity consisted of two stages, the first stage of the socialization and the second phase of training. Socialization and training were followed by MA Physics teachers in Cibatu sub-district. The training material is training on STEM Education, the selection of STEM-based learning models, and assistance in making STEM-based media. The results showed that community service went well and smoothly. Based on the results of the questionnaire as a whole the teachers responded positively related to the implementation of this training. The teacher seemed very enthusiastic in listening to the explanation and practicing what the resource person said. In addition, the teachers stated that through the training, they gained a lot of benefits related to the addition of knowledge about learning alternatives that could be applied in Physics learning, even they felt an increase in creativity in making STEM-based learning and learning media. The obstacles that arise at this stage of the training are the problems of time that are felt to be lacking for training, therefore they give advice to hold ongoing training related to STEM learning.
Efektivitas Media Pembelajaran Fisika Berbasis Video Animasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Gelombang Mekanik Ai Risma Melati; Arip Nurahman; Irma Fitria Amalia
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media pembelajaran fisika berbasis video animasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design, dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA yang berjumlah 25 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa 20 soal pilihan ganda yang mengukur ranah kognitif C1 sampai C5, dengan hasil validitas isi sebesar 0,67 (kategori tinggi) berdasarkan penilaian dua ahli. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, uji hipotesis (uji-t), dan perhitungan N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics 16.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 39,4 (kategori sangat rendah) meningkat menjadi 73,8 pada posttest (kategori tinggi), dengan hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran video animasi. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,56 atau 56%, termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran fisika berbasis video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik.
Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Metode Eksperimen terhadap Hasil Belajar Siswa Sandiansyah Sandiansyah; Rizal Adimayuda; Irma Fitria Amalia
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i2.1466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen terhadap hasil belajar fisika siswa MTs pada materi tekanan. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa kelas VIII  yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (n = 25) yang diberi pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen, dan kelas kontrol (n = 25) yang diajar menggunakan metode konvensional. Sampel dipilih melalui teknik purposive sample. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berbentuk 20 soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (koefisien reliabilitas 0,694, kategori tinggi). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji Independent Samples t-Test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 72,4 dan kelas kontrol sebesar 58,8, dengan hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5548 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,312 (kategori sedang batas bawah). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar fisika siswa MTs pada materi tekanan.
Efektivitas Pembelajaran Fisika Menggunakan Metode Taqrar di Sekolah Berbasis Pesantren untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Fitri Nur Laela; Irma Fitria Amalia; Arip Nurahman
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.1462

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah kurangnya antusiasme siswa dalam pelajaran fisika, kurangnya perhatian terhadap guru, kurangnya semangat dalam belajar, dan seringnya siswa tertidur di kelas, yang semuanya memengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran fisika dengan metode taqrar dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest dan posttest satu kelompok (one group pretest-posttest design). Penelitian dilaksanakan di SMA Plus Sukaraja pada bulan Mei 2024 dengan sampel sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa terdiri dari 5 soal esai pada ranah kognitif C1-C4. Karena data tidak berdistribusi normal, dilakukan uji Wilcoxon dengan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Berdasarkan uji N-Gain, kelas eksperimen mendapatkan nilai sebesar 0,61 dengan persentase 60,50% yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran taqrar pada materi hukum Newton di SMA Plus Sukaraja.
Penerapan STEM-Inquiry Based Learning Berbantuan PhET Simulation terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Arfah Arfah; Irma Fitria Amalia; Ali Ismail
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v6i1.1463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STEM-Inquiry Based Learning (SIBL) berbantuan simulasi PhET terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA kelas X pada materi sumber energi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas X di salah satu SMA Negeri di Garut. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kelas X-4 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan SIBL berbantuan simulasi PhET dan kelas X-5 sebagai kelas kontrol yang diberi pembelajaran dengan metode ceramah. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis yang disusun berdasarkan lima aspek Ennis, Millman, dan Tomko, yaitu klarifikasi dasar, membuat keputusan dasar, menyimpulkan, klarifikasi tingkat lanjut, dan beretorika dalam menyusun strategi, yang telah divalidasi oleh dua ahli. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji Independent Sample T-test dengan koreksi Satterthwaite, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 64,07 dan kelas kontrol sebesar 47,41, dengan hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis kedua kelas. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,53 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,34 (kategori sedang). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan STEM-Inquiry Based Learning berbantuan simulasi PhET berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.