Kualitas udara pada dapur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu diperhatikan karena aktivitas memasak menghasilkan asap, gas, dan peningkatan suhu yang dapat berdampak pada kesehatan serta kenyamanan pekerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol kualitas udara dapur berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan sensor MQ135 untuk mendeteksi kualitas udara, sensor MQ6 untuk mendeteksi konsentrasi gas LPG, dan sensor DHT22 untuk mengukur suhu. Data sensor diproses melalui tahapan fuzzifikasi, inferensi, dan defuzzifikasi untuk menghasilkan tiga kondisi, yaitu Aman, Waspada, dan Bahaya. Hasil keputusan fuzzy digunakan untuk mengendalikan kecepatan exhaust fan melalui modul AC Dimmer dan mengaktifkan buzzer sebagai peringatan dini. Sistem juga terintegrasi dengan platform Blynk sehingga monitoring dapat dilakukan secara real-time melalui perangkat seluler. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengklasifikasikan kondisi dapur berdasarkan nilai sensor dan mengendalikan exhaust fan secara otomatis pada kecepatan 30% (Aman), 60% (Waspada), dan 100% (Bahaya), serta mengaktifkan buzzer pada kondisi Bahaya. Sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektivitas monitoring, pengendalian kualitas udara, dan keamanan dapur UMKM secara otomatis dan real-time.
Copyrights © 2026